Skip to main content

Aplikasi Interaktif Rencana Pelajaran IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka (Deep Learning)

 

Rencana Pelajaran Interaktif IPS Kelas 7

RPP Interaktif IPS Kelas 7

Ringkasan Rencana Pelajaran

Bagian ini menyajikan gambaran umum Rencana Pelajaran (RPP) untuk mata pelajaran IPS kelas 7 dengan fokus pada interaksi sosial. Anda akan menemukan informasi dasar mengenai pelajaran, tujuan yang ingin dicapai, serta materi dan metode pembelajaran yang akan digunakan.

Informasi Umum

  • Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
  • Kelas: VII (Tujuh)
  • Materi Pokok: Interaksi Sosial Masyarakat di Lingkungan dan Digital
  • Alokasi Waktu: 4 x 40 menit (2 Pertemuan)

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial dalam masyarakat.
  2. Menganalisis faktor-faktor pendorong dan penghambat interaksi sosial di lingkungan sekitar.
  3. Menjelaskan dampak positif dan negatif interaksi sosial di lingkungan digital.
  4. Membedakan karakteristik interaksi sosial di lingkungan fisik dan digital.
  5. Menyajikan contoh interaksi sosial yang terjadi di lingkungan sekitar dan digital.
  6. Mengembangkan sikap peduli dan bertanggung jawab dalam berinteraksi sosial, baik di lingkungan fisik maupun digital.

Materi Pembelajaran

Berikut adalah pokok-pokok materi yang akan dibahas. Klik pada setiap topik utama untuk melihat detailnya.

1. Konsep Interaksi Sosial
  • Pengertian interaksi sosial.
  • Syarat-syarat terjadinya interaksi sosial (kontak sosial dan komunikasi).
  • Bentuk-bentuk interaksi sosial (asosiatif dan disosiatif).
2. Interaksi Sosial di Lingkungan Masyarakat
  • Contoh interaksi sosial di keluarga, sekolah, dan masyarakat.
  • Faktor pendorong interaksi sosial (simpati, empati, identifikasi, motivasi, imitasi, sugesti).
  • Faktor penghambat interaksi sosial (perbedaan kepentingan, prasangka, sikap tertutup).
  • Dampak interaksi sosial terhadap pembentukan kelompok dan perubahan sosial.
3. Interaksi Sosial di Lingkungan Digital
  • Peran teknologi informasi dan komunikasi dalam interaksi sosial.
  • Platform digital yang memfasilitasi interaksi sosial (media sosial, aplikasi pesan instan, forum online).
  • Dampak positif interaksi sosial digital (kemudahan komunikasi, perluasan jaringan, akses informasi).
  • Dampak negatif interaksi sosial digital (cyberbullying, hoaks, kecanduan, kurangnya interaksi langsung).
  • Etika berinteraksi di dunia digital (netiket).

Metode Pembelajaran

  • Pendekatan: Saintifik
  • Model: Discovery Learning, Problem-Based Learning
  • Metode: Diskusi kelompok, presentasi, studi kasus, penugasan.

Pertemuan 1: Interaksi Sosial di Lingkungan Masyarakat

Pertemuan pertama ini berfokus pada pemahaman konsep dasar interaksi sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat. Siswa akan diajak untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya melalui berbagai kegiatan pembelajaran aktif. Klik pada setiap tahap untuk melihat detailnya.

A. Pendahuluan (10 menit)

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
  • Guru mengecek kehadiran peserta didik.
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan: "Apa yang kalian lakukan ketika bertemu teman di jalan?" atau "Bagaimana kalian berkomunikasi dengan keluarga di rumah?"
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari interaksi sosial.

B. Kegiatan Inti (60 menit)

1. Stimulasi (Stimulation)

  • Guru menayangkan video pendek tentang berbagai bentuk interaksi sosial di masyarakat (misalnya, gotong royong, jual beli di pasar, diskusi di sekolah).
  • Peserta didik mengamati video dan mencatat hal-hal penting.

2. Identifikasi Masalah (Problem Statement)

  • Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil.
  • Setiap kelompok diminta untuk mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan terkait video yang ditayangkan, misalnya: "Apa saja bentuk interaksi yang terlihat?", "Mengapa interaksi itu terjadi?", "Apa dampaknya?".
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat untuk merumuskan masalah-masalah yang akan dikaji.

3. Pengumpulan Data (Data Collection)

  • Setiap kelompok mencari informasi dari buku teks, artikel, atau sumber lain tentang pengertian interaksi sosial, syarat, dan bentuk-bentuknya (asosiatif dan disosiatif).
  • Kelompok juga mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat interaksi sosial di lingkungan sekitar mereka.

4. Pengolahan Data (Data Processing)

  • Setiap kelompok mendiskusikan dan mengolah data yang telah dikumpulkan.
  • Mereka membuat ringkasan atau peta konsep tentang interaksi sosial.
  • Mereka juga menyiapkan contoh-contoh konkret interaksi sosial di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

5. Pembuktian (Verification)

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengklarifikasi konsep dan memastikan pemahaman yang benar.

C. Penutup (10 menit)

  • Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran tentang interaksi sosial di lingkungan masyarakat.
  • Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep penting.
  • Guru memberikan tugas individu untuk mengamati dan mencatat 5 contoh interaksi sosial yang terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka.

Pertemuan 2: Interaksi Sosial di Lingkungan Digital

Pertemuan kedua mengalihkan fokus ke interaksi sosial yang terjadi di era digital. Siswa akan mengeksplorasi peran teknologi, berbagai platform digital, serta dampak positif dan negatif dari interaksi online. Etika digital (netiket) juga akan menjadi bahasan penting. Klik pada setiap tahap untuk melihat detailnya.

A. Pendahuluan (10 menit)

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
  • Guru mengecek kehadiran peserta didik.
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan: "Apakah kalian punya akun media sosial?", "Bagaimana kalian berkomunikasi dengan teman yang jauh?".
  • Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari (transisi dari interaksi fisik ke digital).

B. Kegiatan Inti (60 menit)

1. Stimulasi (Stimulation)

  • Guru menayangkan infografis atau artikel singkat tentang penggunaan media sosial di kalangan remaja dan dampaknya.
  • Peserta didik mengamati dan merespons.

2. Identifikasi Masalah (Problem Statement)

  • Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama atau kelompok baru.
  • Setiap kelompok diminta untuk merumuskan pertanyaan terkait interaksi sosial di lingkungan digital, misalnya: "Apa saja platform digital untuk interaksi?", "Apa dampak positif dan negatifnya?", "Bagaimana etika berinteraksi di sana?".

3. Pengumpulan Data (Data Collection)

  • Setiap kelompok mencari informasi tentang peran teknologi dalam interaksi sosial, platform digital, serta dampak positif dan negatif interaksi sosial digital.
  • Mereka juga mencari tahu tentang konsep netiket (etika berinteraksi di dunia digital).

4. Pengolahan Data (Data Processing)

  • Setiap kelompok mendiskusikan dan mengolah data yang telah dikumpulkan.
  • Mereka membuat daftar dampak positif dan negatif interaksi digital, serta contoh-contoh netiket.
  • Mereka juga membandingkan karakteristik interaksi sosial di lingkungan fisik dan digital.

5. Pembuktian (Verification)

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membahas perbedaan dan persamaan interaksi di lingkungan fisik dan digital, serta pentingnya etika digital.
  • Guru memberikan studi kasus singkat tentang cyberbullying atau hoaks untuk didiskusikan solusinya.

C. Penutup (10 menit)

  • Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran tentang interaksi sosial di lingkungan digital dan perbandingannya dengan interaksi fisik.
  • Guru menekankan pentingnya sikap bijak dan bertanggung jawab dalam berinteraksi di kedua lingkungan.
  • Guru memberikan refleksi: "Apa pelajaran penting yang kalian dapatkan hari ini?"
  • Guru memberikan tugas proyek kecil: membuat poster digital atau infografis tentang "Netiket: Etika Berinteraksi di Dunia Maya".

Penilaian

Bagian ini menguraikan berbagai aspek dan metode penilaian yang akan digunakan untuk mengukur pemahaman dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran mengenai interaksi sosial.

1. Penilaian Sikap (Observasi selama pembelajaran)

  • Sikap peduli, bertanggung jawab, kerja sama, dan santun dalam berinteraksi.

2. Penilaian Pengetahuan

Tes Tertulis:

Soal pilihan ganda atau esai tentang konsep interaksi sosial, faktor pendorong/penghambat, serta dampak interaksi di lingkungan fisik dan digital.

Penugasan Individu:

Catatan 5 contoh interaksi sosial yang terjadi di lingkungan tempat tinggal (Pertemuan 1).

3. Penilaian Keterampilan

Presentasi Kelompok:

Penilaian terhadap kemampuan presentasi, penguasaan materi, dan kerja sama kelompok.

Proyek:

Penilaian terhadap poster digital/infografis tentang netiket (kreativitas, isi, relevansi).

Sumber Belajar & Refleksi Guru

Bagian ini mencakup daftar media, alat, dan sumber belajar yang direkomendasikan untuk mendukung pelaksanaan RPP ini, serta poin-poin refleksi bagi guru untuk evaluasi dan perbaikan pembelajaran ke depan.

Media, Alat, dan Sumber Belajar

Media:

  • Papan tulis/whiteboard, spidol
  • Proyektor, laptop, speaker
  • Video pendek tentang interaksi sosial

Alat:

  • Kertas, alat tulis

Sumber Belajar:

  • Buku IPS Kelas VII Kurikulum Merdeka/K13.
  • Artikel berita atau jurnal tentang interaksi sosial.
  • Video edukasi dari YouTube atau platform lainnya.
  • Pengalaman pribadi peserta didik.

Refleksi Guru

Pertanyaan reflektif untuk guru setelah pelaksanaan pembelajaran:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang berjalan baik?
  • Bagian mana yang perlu perbaikan?
  • Apakah semua peserta didik terlibat aktif?
  • Strategi apa yang akan digunakan untuk pertemuan berikutnya?

Catatan: Rencana pelajaran ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik serta sekolah. Guru dapat menambahkan atau mengurangi kegiatan sesuai dengan waktu yang tersedia dan karakteristik peserta didik.

© Rencana Pelajaran Interaktif. Dibuat untuk tujuan demonstrasi.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Nonton Series Doa Mengancam (2022) Full Episode

 Hallo sobat movielers !  apa kalian pernah menonton film terbaik diera tahun 20'an yang dibintangi oleh Aming, sebuah film religi yang dipadukan dengan kehidupan sulit dari seorang lelaki yang selalalu mengalami penderitaan dalam hidupnya.  film ini merupakan karya dari hanung bramantyo yang berjudul " Doa yang Mengancam ". di tahun ini Hanung bramantyo membua film ini kedalam series yang dibintangi oleh para aktor dan aktri yang sdang naik tangga, sebut saja Tissa Biani dan kevin Ardilova yang akan memernakan kehidupan Madrim yag merupakan pemeran utama di film tersebut. kalo di film nya pada tahun 2008 ini berkisah tentang Madrim, seorang kuli angkut di pasar induk merasa dirinya bernasib paling malang di dunia. la terlibat banyak hutang, ditinggal istri yang cantik, dan diusir dari rumah kontrakan.  Ia pun curhat kepada Kadir. Kadir mengatakan semua itu terjadi karena Madrim tak pernah berdoa, dan menyarankan agar Madrim rajin sholat. Madrim mengikuti nasihat ini...

Nonton Series KALIS (2022) Full Episode

 Halo sobat movielers ! semoga dalam keadaan sehat baik dan juga diberkahi rizkinya, aamiin. kali ini saya akan membuat pembahasan sebuah series yang menggambarkan cerita tentang pentinya menjaga diri dalam pergaulan sehingga tidak terjebak dalam pergaulan bebas yang mengakibatkan berujung pada kenakalan remaja. apa itu kenakalan remaja ! Menurut Kartini Kartono (2011 : 6) kenakalan remaja (Juvenile delinquency) ialah perilaku jahat (dursila), atau kejahatan/kenakalan anak-anak muda; merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. series ini terdiri dari beberapa episode yang sudah dikemas dalam bentuk winrar yang bisa didownload dulu untuk mengaksesnya baik menggunakan handphone dataupun laptop. okey kali ini cerita series ini akan mengambarkan sisi gelap dari pergaulan bebas seorang wanita bernama KALIS yang terjerat pada kenakalan remaja. Kenakalan saat remaja membuat Kalis harus terjerumus ke dalam k...

Nonton Series My Ice Girl (2022)

 Halo sobat movielers apa kabar semoga dalam keadaan baik sehat dan banyak rezeki, aamiin. di artikel kali ini saya akan merekomendasikan sebuah series terbaru yang diangkat dari novel terkenal berjudul " Melelehkan Hati Yang Beku " atau dalam bahasa englandnya ialah My Ice Girl. simak sedikit review dan sinopsisnya agar mengetahui ini serial ceritanya tentang apa  "My Ice Girl" menceritakan tentang seorang anak SMA yang pindah sekolah karena dengan maksud tertentu. Ia adalah anak cowo yang bernama Malik sedang menyelidiki kasus pembunuhan adiknya.  Di sekolah baru Malik ternyata ia menyukai gadis yang mempunyai lesung pipit. Malik pun tertarik dengan Dara yang memiliki lesung pipitnya itu. Malik pun berjuang mengejar cintanya, Dara tersebut orangnya sangat dingin, apalagi yang sedang medekati ia Malik yang terkenal playboy nya.  Malik pun berusaha untuk membuat melelehkan hatinya yang sangat beku itu. Akhirnya malik pun hamper membuat hati cewe tersebut meleleh....